Showing posts with label begal. Show all posts
Showing posts with label begal. Show all posts

Saturday, December 17, 2016

Minggu Pertama Oktober Polres Jambi Ringkus 18 Begal Profesional

Minggu Pertama Oktober Polres Jambi Ringkus 18 Begal Profesional


Ilustrasi Begal Motor
Jajaran Polresta Jambi yang tergabung dalam Team 93 berhasil meringkus sedikitnya 22 orang pelaku kejahatan. 4 orang sebagai pengedar narkoba dan 18 orang diketahui sebagai pelaku begal dengan modus beragam. 

22 Orang pelaku kejahatan itu berhasil diamankan dalam waktu hanya sepekan saja. Yakni antara tanggal 1-7 Oktober 2015 lalu.

Kapolresta Jambi, AKBP Bernard Sibarani mengatakan, modus yang dilakukan tersangka begal tersebut mulai dari pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) hingga curanmor.

"Barang bukti yang kita amankan tiga unit sepeda motor, 4 buah laptop, 1 unit senpi revolver rakitan, 1 senpi laras panjang rakitan, 11 butir amunisi dan 1 paket kecil ganja," sebut Bernard, saat menggelar ekspos di Mapolresta Jambi, Minggu (10/10/2015).

Bernard menambahkan, selain Polresta Jambi, seluruh jajaran polsek di Kota Jambi juga menggelar razia. Dari kegiatan razia polsek itu berhasil mengamankan 11 orang, terdiri dari 9 kasus narkoba dan 2 kasus curat yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polresta Jambi.

"Total ada 24 barang bukti yang diamankan pihak polsek. 11 diantaranya barang bukti narkoba, 3 barang bukti curat dan 10 sepeda motor tanpa surat-surat lengkap," pungkas AKBP Bernard. (Dms/Ali)

Go to link download

Read more »

Sunday, September 25, 2016

Lagi Polisi Tembak Anggota Begal Kopi Hitam Makassar

Lagi Polisi Tembak Anggota Begal Kopi Hitam Makassar


Firman, anggota sindikat begal Kopi Hitam yang kerap beraksi di Makassar ditembak polisi, Rabu (30/9/2015).
POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Polisi menindak tegas para pegal yang meneror keamanan dan kenyamanan warga Kota Makassar. Rabu (30/9/2015), polisi menembak anggota sindikat Begal Kopi Hitam Makassar  bernama Firman (20).
Firman dihadiahi timah panas saat pengembangan kasus aksi Begal Kopi Hitam Makassar. Selain Firman, polisi juga menangkap AK alias Karca (15). AK ini masih berstatus sebagai siswa kelas 1 di SMK 2 Makassar Jurusan Mesin.
Begal Kopi Hitam yang mengaku sudah beraksi di 17 lokasi di Makassar ini termasuk lihai dalam menjalankan aksinya. Pengakuan AK, anggota Begal Kopi Hitam lebih 20 orang.
BACA:
Inilah Aksi dan TKP Begal Kopi Hitam Makassar
Berdasarkan data dan lokasi aksinya, selain AK, ada anggota lain yang juga masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Makassar. Dalam menjalankan aksinya, Begal Kopi Hitam menyasar terget secara acak.
Sebagian besar korbannya adalah perempuan. Modus pelaku dengan megancam korban dengan menggunakan pisau dan menjarah barang berharga miliknya.
Saat ini, kasus sindikat Begal Kopi Hitam masih dalam pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya.
(sahrul alim/pas)

Go to link download

Read more »

Sunday, August 28, 2016

Si Begal Rahman Dalle Tewas Ditembak Polisi

Si Begal Rahman Dalle Tewas Ditembak Polisi


 Pelaku begal Makassar Rahman Dalle saat dilarikan ke RS Bhayangkara Makassar, Pelaku tewas setelah dua tembakan menembus tubuhnya
POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Satu lagi pelaku raja kejahatan jalanan alias begal yang ditembak mati aparat kepolisian di Kota Makassar. Pelaku diketahui bernama Rahman Dalle (57),  tewas ditembak oleh Tim Resmob Polsekta Tamalanrea, Selasa (29/9) dini hari.
Rahman Dalle diketahui pernah terlibat kasus perampokan brangkas di PT Luxindo Tamalanrea dan beberapa pencurian dengan kekerasan (curas) diberbagai lokasi lainnya di Makassar.
Pelarian Rahman Dalle harus berakhir saat melakukan pencurian di Jalan Ratulangi, Senin (28/) sekitar pukul 23.00 Wita. Itulah aksi kejahatan terakhirnya sebelum menghembuskan nafas terakhirnya di tangan petugas kepolisian.
Saat itu, dia merampas HP milik sekuriti Bank Mandiri Hasan (23). Hasan lantas mengejar Rahman hingga berhasil menangkapnya di depan KFC Ratulangi.
Rahman Dalle sempat diamuk massa oleh masyarakat sekitar yang kesal dengan perbuatan pelaku.
Kapolsekta Tamalanrea Kompol I Dewa Agung Roy mengatakan, Rahman Dalle sudah buron sejak 2014 lalu. Rahman ditembak di paha sebelah kanan.
“Ditembak pada bagian paha kanan dan dan sempat mendapat perawatan intensif di RS Bhayangkara Jalan Mappaouddang kemudian meninggal dunia,” katanya.
Dewa Agung Roy mengaku, Rahman Dalle terpaksa terpaksa ditembak karena berusaha melakukan perlawanan kepada petugas saat dilakukan pengembangan.
“Sudah sesuai prosedur yakni didahului tiga kali tembakan peringatan, tapi diabaikan sehingga ditembak kaki kanannya,” katanya.

Go to link download

Read more »